![]() |
| Jajaran Dewan Pengurus KORPRI Nasional dan Direksi Global Oase Indonesia usai penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (17/08) |
JAKARTA - Kiprah KORPRI, organisasi tempat
bernaungnya para pegawai negeri sipil, yang lama kurang terdengar gaungnya dan
terasa geregetnya, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, kini
menggeliat seiring dengan mulai efektifnya pergerakan kepengurusan baru.
Terobosan yang kini tengah
digodog dan grand design-nya sudah disepakati oleh jajaran Dewan Pengurus
KORPRI Nasional adalah digitalisasi komunikasi dan layanan anggota KORPRI
menuju terwujudnya KORPRI baru. "KORPRI baru adalah KORPRI yang peduli anggotanya,
yang mensejahterakan anggotanya dan memfasilitasi untuk memudahkan hidup
anggotanya," ujar Ketua Umum KORPRI, Zudan Arif Fakrulloh ,saat acara
penandatanganan MoU antara Dewan Pengurus KORPRI Nasional dengan PT. Global
Oase Indonesia di Gedung KORPRI Jakarta, Rabu (17/08).
Dijelaskan, bentuk kongkrit
terobosan tersebut dimulai dengan mendorong seluruh anggota KORPRI move on dari
komunikasi manual ke digital dengan memanfaatkan berbagai media online dan
media sosial, berikutnya KORPRI akan memfasilitasi pemenuhan kebutuhan
sehari-hari anggota KORPRI dengan membuka toko online KORPRI. "Ketika
koneksi diubah pasti dunia berubah. Koneksi manual diubah ke digital, KORPRI
berubah. Tugas kita mendorong seluruh anggota agar memanfaatkan media digital,"
ucap Zudan.
Ditambahkan, dalam rangka
mengoperasionalkan rebranding KORPRI, serta mengoptimalkan komunikasi dan
layanan KORPRI, Dewan Pengurus KORPRI Nasional menggandeng mitra kerja sama PT.
Global Oase Indonesia. Penandatanganan MoU di hari keramat tersebut berlangsung
singkat, hanya 30 menit. "17 adalah tanggal baik, secara simbolik merdeka
dan mandiri. Tiga puluh menit tapi berdampak besar untuk 25 tahun ke
depan," ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut,
pimpinan PT. Global Oase Indonesia, Ervik Adisusanto, menyampaikan komitmennya
untuk melakukan langkah cepat dalam rangka menindaklanjuti MoU yang mencakup
tiga fokus, yakni media center, digital asset dan toko online. "Kami akan
bergerak cepat, mulai besok akan melakukan audit komunikasi atau assessment.
Itu menjadi bahan untuk komunikasi ideal yang akan kita bangun," tutur
Ervik dalam sambutannya. (hs/HUMAS MENPANRB)


0 Comments