Info PNS – Pemerintah berencana
malakukan integrasi lembaga-lembaga diklat di bawah kementerian atau lembaga yang jumlahnya cukup banyak. Salah
satu tujuannya adalah untuk membentuk bank aparatur, yang memudahkan instansi
pemerintah mendapatkan Aparatus Sipil Negara (ASN) sesuai kompetensi yang
dibutuhkan. “ Dengan adanya bank aparatur akan memudahkan instasi pemerintah
untuk mencari ASN sesuai kebutuhan instasi. Orang dapat mencari ASN dengan
berbagai kompetensi ada disini, “ jelas Materi Pendayagunaan Aparatur Negara
dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur saat Upacara Pelepasan Peserta
Diklatpim Tingkat I Angkatan XXXIII Tahun 2016 di Lembaga Administrasi Negara
(LAN), Jakarta, Senin (03/10).
Langkah ini menurut Asman,
dilakukan untuk memudahkan dari sisi administrasi maupun efisiensi anggaran. Selain
lembaga diklat, hal serupa juga akan dilakukan untuk sekolah kedinasan yang ada
di bawah K/L. Sekarang ini ada tujug sekolah kedinasan, yakni PKN STAN, IPD,
STTD, AIM dan Poltekip, STIS, STMKG, dan STSN. Mulai tahun 2016, untuk kali
pertama pendaftaran ketujuh sekolah kedinasan itu dilakukan secara
terintegrasi.
Keberadaan lembaga diklat
maupun sekolah kedinasan tersebut pada dasarnya dibentuk untuk meningkatkan
kapasitas dan kompetensi ASN khususnya PNS. Karena itu, seluruh diklat dan
sekolah kedinasan yang ada harus diintegritaskan, agar mata ajar yang di
sampaikan senafas dengan kebijakan reformasi birokrasi, megingat tantangan
birokrasi dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pembangunan semakin kompleks
dan penuh dengan tantangan.
Dalam kesempatan itu,
Menteri mengajak para lulusan Diklatpim menjadi motor pengerak dilingkungan
kerja masing-masing instansinya. “ Yang lulus diklatpim ini sebagai pemimpin
pada unit kerja di lingkungan masing-masing harus menjadi motor pengerak
perubahan bagi organisasi,” ujar Meteri Asman, seraya menambahkan bahwa
perubahan yang berasal dari pimpinan akan lebih cepat berpengaruh bagi
lingkungan.
Kepala LAN Adi Suryanto
menambahkan bahwa untuk meningkatkan daya saing dengan meningkatkan kualitas
pelayanan publik dan menciptakan proyek perubahan berupa inovasi. Diklatpim
yang diselenggarakan LAN mewajibkan peserta untuk memiliki inovasi dalam
lingkungan kerjanya. “ Sudah ribuan onovasi yang tercipta berkat diklatpim,:
ujarnya.
Menurutnya, Diklatpim
merupakan langkah awal untuk memulai dan mengimplementasikan proyek perubahan
yang digagas. Diklat ini diharapkan membentuk sosok ASN yang memiliki inovasi
dan kreativitas, serta mampu melakukan reformasi birokrasi sebagai bagian dari
perbaikan sitem dalam pemerintah. (GSL/MENPANRB)

0 Comments